Home > Puisi Lantai > Arogansi Hati

Arogansi Hati

Mungkin aku harus membunuh rasa ini

Daripada hati selalu terkoyak oleh sesuatu yang kurasa hampa

Kau yang kuanggap ibarat bintang gemintang

Berkelip indah di kegelapan malam

Kau yang kuanggap ibarat mentari

Pemberi kehangatan di setiap hari

Tapi…..

Semua hanyalah fatamorgana

Tampak begitu nyata padahal tak nyata

Tampak begitu indah padahal tak indah

Tampak begitu tampak padahal tak tampak

Aku hanyalah aku

Terkurung direlung rindu

Rindu yang teramat tabu

Kamu adalah kamu

Terbuai dalam dekapan waktu

Waktu yang sudah tentu

Categories: Puisi Lantai
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: